Diskon PPnBM-nya Barang Mewah Kendaraan Bermotor Akan Berkurang Di Tahun 2021

Pemerintah Indonesia akan terus memberikan diskon atas pajak penjualan barang-barang mewah (PPNBM) hingga 50 persen pada Juni-Agustus 2021 nanti. Relaksasi PPNBM ini secara bertahap diterapkan, setelah sebelumnya pembeli mobil memiliki diskon 100 persen pada akhir bulan ini. Setelah itu, diskon Automobile VPNBM akan dikurangi menjadi 25 persen pada periode dari September hingga November 2021. Penerapan relaksasi PPNBM sebenarnya adalah dampak yang cukup positif. Itu diuji ketika jumlah jenis-jenis kendaraan mobil permintaan dari masyarakat. Menurut laporan bersama tentang industri sepeda motor Indonesia (Gaikindo), jumlah penjualan mobil pada Januari-April meningkat sebesar 5,9 persen.

Diskon PPnBM-nya Barang Mewah Kendaraan Bermotor Akan Berkurang Di Tahun 2021

Ini tampaknya memiliki cukup untuk menjelaskan bahwa industri otomotif, tanah air telah meningkat di tengah-tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia masih menyediakan relaksasi mobil PPNBM hingga akhir tahun. Dihitung, ada sekitar 21 mobil yang termasuk dalam daftar diskon PPNBM. Pemerintah akan memaksakan relaksasi pajak atas penjualan barang-barang mewah (PPNBM) dari sektor otomotif selama 2021 secara khusus dengan mobil kurang dari 1500 cc pada 1 Maret 2021. Dampaknya, harga mobil baru juga akan jatuh Secara signifikan di masyarakat, karena sampai sekarang ada PPN BM ada beragam 10%, 30%, dan sebagainya. Berapa biaya penurunan? “Kita harus melihat jenis kendaraan dan PPNBM dari setiap kendaraan.

Diskon PPnBM-nya Barang Mewah Kendaraan Bermotor Terus Mengalami Perubahan

Misalnya, 4×2 di bawah 1000cc PPNBM 10% jika tidak buruk, itu berarti bahwa harga mobil turun 10%, “kata industri kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) Yhannes Nangoi ke CNBC Indonesia, Kamis (11/2/21 ). Sebagai gambar, mobil saat ini di jalan (OTR) dengan harga Rp. 100 juta, kemudian, pada bulan Maret, harga akan Rp. 90 juta. Masyarakat bisa mendapatkan harga lebih murah Rp. 10 juta. “Benih Beed Sebuah stimulus dengan ekspektasi pasar dapat menerima dan penjualan mobil bisa disingkirkan lagi. Dengan peraturan pemerintah, konsumen diharapkan mulai menghabiskan uang mereka untuk membeli mobil, “kata Yohannes. Harapan muncul setelah Presiden Jokowi setuju dengan relaksasi pajak penjualan barang-barang mewah. (PPNBM) dari sektor otomotif selama tahun 2021. Mobil khusus di bawah 1500 cc.

Direncanakan bahwa kebijakan ini berlaku pada 2021 Maret untuk memulihkan sektor otomotif yang sangat buruk selama pandemi. Ini adalah bagian dari revisi peraturan pemerintah (PP) Nomor 73 tahun 2019 tentang barang yang dikenakan pajak yang diklasifikasikan sebagai kemewahan dalam bentuk kendaraan bermotor yang dikenakan pajak penjualan untuk produk-produk mewah. “Itu disetujui oleh Presiden pada tikus pagi,” kata Menteri Industri Agus Gumiwang ke CNBC Indonesia, Kamis (11/2). Agus mengatakan skema relaksasi PPNBM dengan skenario PPNBM (Maret-Mei) 0%, PPNBM 50% (Juni-Agustus) dan 25% (September hingga November).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *